Selasa, 22 Januari 2013

   Kebanyakan manusia jika ditanya tentang surga dan neraka, maka mereka akan menjawab bahwa mereka percaya akan keberadaanya. Namun mengapa perilaku mereka jauh dari syariat bahkan cenderung melenceng dari aturan agama. oleh karena itu untuk menjaga agar kita selalu berada pada jalan yang benar, kita reefres keimanan kita dengan memulai dari rukun islam yang pertama yaitu syahadat.

   Syarat utama untuk masuk syurga adalah syahadat-tain. Apa maknanya:
   Asyhaduanlaailaha-ilallah Wa asyhaduanna muhammadan-rorulallah: Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, Dan aku bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah.

   Saat kita mengucapkan saya bersaksi maknanya kita bersumpah dengan sepenuh jiwa dan perasaan bahwa kita meyakini dan mengakui akan keberadaanya dengan segala kekuasaan yang meliputinya.
Atau dalam bahasa yang kita kenal laahaula walaquwwata illa billah. sehingga tidak ada satupunn disemesta ini diluar dari kehendak kekuasaan Allah. termasuk diri kita. jadi tidak ada alasan untuk tidak menyembah kepadanya. atau istilah ini kita ringkas menjadi Billah.
   Agar semua yang kita kerjakan ini tidak sia-sia, kita harus mengiklash-kan semua hanya karena Allah atau Lillahi-ta'ala. bukan karena ingin di puji atau karena takut dicela. Ini yang disebut Lillah.

   Dan yang kedua adalah Wa asyhaduanna muhammadan-rosulallah. Ketika kalimat ini ter ucap maka kita meyakini bahwa muhammad saw adalah utusan Allah yang terakhir yang tidak ada lagi rosul setelah ia.
dan berkat jasa beliau lah kita mengenal Allah. sehingga semua amal kita ini karena jasanya. inilah yang dinamakan Lirrosul-birrosul.

   Sehingga dalam beribadah kita tidak boleh meninggalkan Muhammad saw sebagai rosul, pembawa kabar gembira dengan cara terlebih dahulu bersholawat kepadanya sebelum berdoa atau beribadah apa saja.
   Jika dalam bersyahadat ini sudah benar niatnya, Insyaallah pasti Allah akan menempatkan kita pada Nikmatnya. baik dunia maupun di akhirat.

   Jika pernah terlintas dibenakmu pertanyaan, benarkah Allah itu ada??.
Sesungguhnya itu merupakan kehilangan keimanan yang mampu mendekatkan pada kemusrikan. sehingga kita harus kembali mengucap syahadat untuk meluruskan keimanan kita.

   Semoga kita termasuk orang-orang yang diberi petunjuk. Amiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar